-- Raib -- Tentang dewasa, dekapan duka Rupiah bukanlah selimut penghangat jiwa Ia hanya dicintai raga Berjalan melesit angkuh melawan angin Ku setir mobil untuk segala tujuan Namun tak pernah sampai untuk masa-masa silam Ruang dan waktu kejam menjerat kenangan Akulah tawanannya Haus akan darah bahagia Aduhai liarnya Tentang rasa, colekan rindu Laut Tawar bercerita manja mengajak menonton masa lalu Tikar tak lagi menggoda, walau ufuk masih menyembunyikan fajar Ikan patin menari bermanja air Akulah pemecah lapisan danau, sebelum mentari pagi menjadi raja “Brruuuummmmm” ragaku terhanyut bersama mereka Ah patin kalian sahabat setia Garakan lincah mengubah murung jadi tawa Menerjang bagai panah menuju palung penuh warna Nyanyian merdu bunga Riuh burung mengepakkan sayapnya Ada gesit gembira m...
Sebuah rumah yang menjadi pintu alam-alam