Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Internalized Misogyny

Internalized Misogyny adalah sikap sebagian perempuan untuk menjauhi dan membenci perempuan lain yang berlebihan dalam femininnya karena tidak sependapat atau selera. Sebagian orang menganggap internalized misogyny adalah sebagai perilaku yang negatif, mungkin karena perempuan yang punya internalized misogyny terlalu berlebihan dalam bertindak atas ketidaksukaannya terhadap sifat atau gaya sebagian perempuan lain seperti sifat menye-menye atau make up yang menor dan lain-lain, tindakannya bisa berupa membuli, menjauhi, berkomentar pedas dan selainnya.Sebenarnya, bukankah itu hak individu? Mau menye-menye kah dia, ya mungkin itu memang sifat aslinya, tidak harus membuli atau berkomentar pedas demi menyuarakan "gue nggak sama ya kayak cewek lain". Namun, jika alasannya untuk membenci perempuan-perempuan yang bermake up atau berpakaian terlalu ketat dan minim, maka itu adalah kebaikan yang berpahala, karena keduanya dilarang dalam Islam. Alangkah indah jika menegur ...

Toxic Chat

Toxic chat adalah sebuah chat yang tetiba bikin chat lagi enak-enakan bahas sesuatu menjadi buyar dan hilang mood. Toxic chat bisa macam-macam bentuknya, bisa jadi, jika sedang chat dengan seseorang dan kalian punya hubungan spesial maka hindari membahas orang ke tiga secara berlebihan, ini toxic chat. Kadang pula, ketika sedang chat dan membahas sesuatu secara serius, dan teman chatmu pake istilah-istilah yang kamu nggak ngerti, seperti "primacy effect, internalized misogyny, thinking bias" atau yang lain, kalo kamu tanya balik ke dia, ini toxic chat, moodnya bisa hilang, dan bahkan berpotensi chat kamu cuma di read doang. Kenapa gitu? Karena istilah-istilah yang begituan penjelasannya panjang lebar dan harus diikuti contoh-contoh agar mudah paham, lagian kalian tidak sedang fokus membicarakan istilah itu di room chat, kalian sedang fokusnya ke masalah lain. it's okay jika kamu cepat ngerti dengan definisi alih bahasa doang, jika harus di jelaskan panjang le...