Internalized Misogyny adalah sikap sebagian perempuan untuk menjauhi dan membenci perempuan lain yang berlebihan dalam femininnya karena tidak sependapat atau selera. Sebagian orang menganggap internalized misogyny adalah sebagai perilaku yang negatif, mungkin karena perempuan yang punya internalized misogyny terlalu berlebihan dalam bertindak atas ketidaksukaannya terhadap sifat atau gaya sebagian perempuan lain seperti sifat menye-menye atau make up yang menor dan lain-lain, tindakannya bisa berupa membuli, menjauhi, berkomentar pedas dan selainnya.Sebenarnya, bukankah itu hak individu? Mau menye-menye kah dia, ya mungkin itu memang sifat aslinya, tidak harus membuli atau berkomentar pedas demi menyuarakan "gue nggak sama ya kayak cewek lain". Namun, jika alasannya untuk membenci perempuan-perempuan yang bermake up atau berpakaian terlalu ketat dan minim, maka itu adalah kebaikan yang berpahala, karena keduanya dilarang dalam Islam. Alangkah indah jika menegur mereka dengan kritikan bernada nasihat, jika tidak mampu, maka cukup dijauhi saja jika takut akan ikut-ikutan. Dalam hal ini, internalized misogyny dipandang baik, walau mungkin keluar dari istilah dasarnya karena cara menyikapinya sudah beda.
Oleh: Tuhfatul Athal Islam lahir dengan kemuliaan dan ketinggian, senantiasa terus mengabadi hingga zaman menjumpai akhir. Jejaknya dari masa Rasulullah SAW, lalu sahabat, filsuf-filsuf Islam dari masa ke masa terus saja memegang kuat tongkat estafet kemuliaan Islam, mempertahan kannya hingga sekarang, sehingga Islam terus mengabdi dalam kemilau kemuliaan. Betapa banyak teknik-teknik perang yang Rasulullah wariskan hingga menjadi taktik perang modern yang masih dipakai hingga saat ini, strategi bisnis, manajemen hidup, obat-obatan, leadership skill , ilmu bisnis dan masih banyak lagi cikal bakal yang bersumber dari Rasulullah yang menjadi pedoman ilmu pengetahuan modern saat ini. Hadirnya Islam yang dibawa oleh kepribadian agung yang mulia Nabi Muhammad SAW benar-benar menjadi lentera penerang sepanjang zaman, gerbang menuju kejayaan yang gemilang, agama yang mampu membuka mata dunia. Saat perhitungan waris dan perhitungan zakat begitu rumit dengan angka Romawi, lahirlah an...
Komentar
Posting Komentar